Newest Post

Wiro Sableng #163 : Cinta Tiga Ratu

| Wednesday, June 8, 2016
Read more »
Wiro Sableng #163 : Cinta Tiga Ratu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : SI CANTIK GILA DARI GUNUNG GEDE

DI BAWAH badai dahsyat yang melanda kawasan laut utara Datuk Api Batu Neraka, salah seorang tokoh silat kepercayaan Ratu Laut Utara sampai di selatan Pulau Karimunjawa. Dia datang bersama Ning Kameswari, seorang gadis cantik yang merupakan pembantu Ratu Laut Utara sekaligus kekasih gelap sang Datuk. Mereka sengaja mencari bagian pantai yang agak ketinggian agar dapat melihat jelas keadaan di sekitarnya. Walau badai membuncah dan matahari belum muncul di ufuk timur namun terpisah sekitar dua puluh langkah di hadapannya sang Datuk dapat melihat dua orang berada di tepi pasir, di bagian pantai yang dangkal.

"Dua orang itu, kau mungkin tidak kenal mereka. Tapi aku tahu mereka adalah Bujang Gila Tapak Sakti dan Bidadari Angin Timur" kata Datuk Api Batu Neraka pada Kameswari. Orang tua bersorban dan berjubah putih Ini mempunyai mulut lebar mulai dari bawah kuping kiri sampai kuping kanan.Tenggorokan selalu ber
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #163 : Cinta Tiga Ratu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Wiro Sableng #163 : Cinta Tiga Ratu

Posted by : http://iqbaltekaje-smkmuhkudus.blogspot.com/search/label/Pengertian%20TKJ
Date :Wednesday, June 8, 2016
With 0comments

animekompi

| Thursday, February 19, 2015
Read more »

animekompi

Posted by : http://iqbaltekaje-smkmuhkudus.blogspot.com/search/label/Pengertian%20TKJ
Date :Thursday, February 19, 2015
With 0comments
Tag :

Opplovers

|
Read more »

Opplovers

Posted by : http://iqbaltekaje-smkmuhkudus.blogspot.com/search/label/Pengertian%20TKJ
Date :
With 0comments
Tag :

Macam-macam topologi dan fungsinya

|
Read more »
1.      Topologi Bus
         Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi. Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.

Karakteristik Topologi BUS:
  1. Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
  2. Sangat sederhana dalam instalasi.
  3.  Sangat ekonomis dalam biaya.
  4. Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
  5. Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukanadalah Tconnector pada setiap ethernet card.
  6. Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh     node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Keuntungan Topologi BUS :
  1. Topologi yang sederhana.
  2. Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang lain.
  3. Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
  4. Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kekurangan Topologi BUS :
  1. Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
  2. Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
  3. Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
  4. Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
2. Topologi Star
       Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.
Karakteristik Topologi Star :
  1. Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
  2. Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
  3. Sangat mudah dikembangka.
  4. Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
  5.  Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi Star :
  1. Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
  2. Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
  3. Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kekurangan Topologi Star :
  1. Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
  2. Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang la
  3. Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
  4. Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
3. Topologi Ring
      Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Karakteristik Topologi Ring :
  1. Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
  2. Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
  3. Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
  4. Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
  5. Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
Keuntungan Topologi Ring :
  1. Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
  2. Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
  3. Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
  4. Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kekurangan Topologi Ring :
  1. Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
  2. Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
  3. Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
4. Topologi Mesh
      Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Karakteristik Topologi Mesh :
  1. Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
  2. Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
  3. Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
Keuntungan Topologi Mesh :
  1. Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
  2. Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
  3. Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
Kekurangan Topologi Mesh :
  1. Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
  2. Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.
5. Topologi Extended Star (Extended Star Topology)
      Merupakan perkembangan dari topologi star. Memiliki beberapa titik yang terhubung ke satu titik utama.

Macam-macam topologi dan fungsinya

Posted by : http://iqbaltekaje-smkmuhkudus.blogspot.com/search/label/Pengertian%20TKJ
Date :
With 0comments

INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX

|
Read more »

INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX


Pada kali ini kita akan membahas cara menginstall Debian 6 berbasis Text atau CLI (Command Line Interface)
pada VirtualBox. Jika anda menginstall Debian pada PC secara langsung (bukan menggunakan Virtual Machine
seperti VirtualBox), anda bisa langsung menuju ke langkah 14 dari tahapan tutorial di bawah ini. Tapi
sebelumnya anda harus terlebih dahulu mensetting booting PC dari DVD drive pada boot option di BIOS.

Langkah-langkah menginstall Debian 6 (Squeeze) pada VirtualBox adalah sebagai berikut:
1.  Langkah pertama, siapkan terlebih dahulu PC host atau laptop yang di dalamnya sudah terinstall aplikasi
VirtualBox. Nantinya, sistem operasi Debian 6 akan kita install di dalam VirtualBox. 
2.  Dari PC host, silahkan buka VirtualBox. Klik ikon [New] atau [Baru] yang terdapat di bawah menu [File].
Kemudian klik [Next].


3.  Pada tampilan Nama Mesin dan Tipe OS, tentukan nama sistem operasi yang akan kita install dengan
mengetik “Debian Squeeze”  pada kolom  Nama. Lalu tentukan flatform sistem operasi kita dengan
mengetik “Linux” di kolom Operating System. Kemudian tulis “Debian” di kolom Version.

   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

4.  Pada jendela Memori, tentukan jumlah memori dasar (RAM) yang akan dialokasikan pada VirtualBox. Di
sini saya ketikkan “384”. Anda dapat menyesuaikannya, tergantung besarnya kapasitas RAM pada PC Host
anda. Selanjutnya klik [Next].


5.  Selanjutnya, pada jendela pengaturan  Hard disk, beri tanda ceck list () pada bagian  Boot Hard Disk,
kemudian pilih opsi Create new hard disk, lalu klik [Next].

 6.  Pada tampilan jendela berikutnya, terdapat beberapa pilihan pemformatan tipe file, yaitu:
o  VDI (Virtual Disk Image) = format virtual harddisk untuk virtual box 
o  VMDK (Virtual Machine Disk) = format virtual harddisk untuk VMWare 
o  VHD (Virtual Hard disk) = format virtual harddisk untuk VMWare
Di sini kita pilih tipe file VDI (VirtalBox Disk Image), lalu klik [Next].


7.  Selanjutnya pada jendela Virtual disk storage details, terdapat pilihan untuk menentukan besarnya alokasi
hard disk yang digunakan untuk instalasi debian kita, yaitu:
o  Dynamically allocated  : apabila kita memilih opsi ini, maka ukuran maksimal harddisk tersebut akan
sesuai dengan angka yang kita isi. Misalnya, kita mengisi 8 GB maka ukuran maksimal hard disk virtual
yang kita miliki adalah 8 GB.
o  Fixed Size  : apabila kita memilih opsi ini, maka ukuran harddisk virtualnya akan sama dengan ukuran
pada harddisk kita.
Di sini kita pilih opsi [Dynamically allocated], lalu klik [Next].


8.  Pada jendela Virtual disk file location and size, tentukan besarnya hard disk yang akan dialokasikan untuk
Debian kita. Di sini saya tentukan sebesar 8,00 GB, kemudian pilih [Next].


9.  Pada jendela  Risalah, akan tampak rangkuman apa yang sudah kita setting pada langkah-langkah
sebelumnya. Selanjutnya kita klik [Next].


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  8 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
10.  Pada jendela berikutnya juga masih berisi rangkuman apa yang sudah disetting sebelumnya. Jika ada yang
belum sesuai, anda bisa kembali ke langkah sebelumnya dengan mengklik [Back]. Namun jika sudah
sesuai, lanjutkan dengan klik [Create] untuk membuat virtual machine bagi Debian.


11.  Setelah  selesai membuat virtual mesin untuk Debian, maka kembali ditampilkan jendela utama
VirtualBox. Pilih [Setting]   [Storage]. Pada section Storage Tree pilih [Empty]. Lalu klik ikon yang bulat
pada Attributes CD/DVD Drive. Kemudian pilih file ISO installer Debian yang sudah anda siapkan. Di sini
saya menggunakan Debian 6.0.7-i386-DVD-1, lalu [Open]  [OK].


12.  Selanjutnya kembali ditampilkan jendela utama VirtualBox. Pilih tombol [Start] untuk memulai proses
instalasi Debian 6 (Squeeze). October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox


13.  Sesaat akan ditampilkan screen utama VirtualBox seperti gambar berikut.


 14.  Pada jendela utama instalasi Debian, akan ditampilkan beberapa pilihan untuk memulai proses instalasi,
yaitu:
o  Install : untuk menginstall Debian dengan mode text (command line)
o  Graphical Install : untuk menginstall Debian dengan mode GUI (graphic)
o  Advanced options : untuk mengatur opsi sebelum instalasi
o  Help : untuk melihat bantuan instalasi
o  Install with speech synthesis
Di sini kita menggunakan pilihan pertama yaitu instalasi Debian dengan mode text, maka pilih [Install]
dengan tanda panah atas atau bawah pada keyboard, lalu tekan Enter.


15.  Pada jendela pemilihan bahasa untuk proses instalasi, pilih [English]  Enter.


16.  Tampilan selanjutnya untuk menetukan lokasi atau negara kita. Hal ini erat kaitannya dengan penentuan
zona waktu untuk server kita nantinya. Karena kita akan memilih Indonesia, maka pilih [other]  Enter.


17.  Jendela ini masih bagian dari penentuan lokasi atau negara kita, pilih [Asia]  Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  12 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
18.  Pada jendela berikutnya baru ketemu dengan Indonesia, maka pilihlah [Indonesia]  Enter.


19.  Pada jendela berikutnya yaitu masih berkaitan dengan lokasi kita, tapi hanya sebatas cadangan apabila
tidak tersedia negara pada jendela sebelumnya. Di sini pilih saja [United States]  Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  13 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
20.  Selanjutnya menentukan lay out keyboard yang akan kita gunakan. Agar lebih kompatibel dengan
penggunaan di Indonesia, pilihlah [American English]  Enter.


21.  Proses pendeteksian dan penambahan komponen-komponen hardware pada proses instalasi Debian.
Silahkan ditunggu saja.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  14 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
22.  Selanjutnya ditampilkan jendela konfigurasi network. Di sini kita diminta untuk memasukkan ip address
untuk server Debian kita. Masukkan ip address interface yang digunakan sebagai server. Debian yang saya
gunakan menggunakan 2 buah  interface yaitu eth0 dan eth1, karena juga akan dijadikan sebagai router.
Jadi, ip address yang saya masukkan di sini adalah ip address untuk eth1, yaitu 192.168.100.1. Setelah
diisi, lanjutkan dengan [Continue]  Enter.


23.  Selanjutnya akan ditampilkan jendela untuk pembuatan hostname untuk Debian kita. Silahkan anda buat
nama hostname PC Debian anda. Hostname ini adalah nama dari PC kita. Jika dilihat dari jaringan, maka
nama hostname inilah sebagai identifikasi dari PC kita. Di sini saya menggunakan hostname tetap dengan
nama debian, lalu pilih [Continue]  Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  15 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
24.  Selanjutnya kita diminta untuk memasukkan domain untuk server Debian kita, yang kelak akan sangat
penting dalam pembuatan dns, webserver, dan sebagainya. Di sini saya buat saja terlebih dahulu dengan
nama domain  smknbinaanprovsu.com. Jika nanti anda bermaksud menggantinya kembali,  anda  dapat
melakukannya dari konfigurasi hosts  setelah selesai instalasi debian.    Jika sudah dibuat domainnya, lalu
pilih [Continue]  Enter.


25.  Tampilan selanjutnya menentukan password untuk super user kita. Super user kita yang disebut dengan
root (disimbolkan dengan tanda /) merupakan user dengan hak akses paling tinggi. Jika di MS. Windows
disebut dengan Admin. Sekedar untuk mudah mengingatnya, di sini saya buat  password dengan  root
(tidak ditampilkan), lalu pilih kembali [Continue]  Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  16 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
26.  Kembali kita diminta untuk memasukkan password yang sama seperti sebelumnya, sebagai verifikasi
bahwa pasword kita sudah sesuai. Ketikkan kembali  root pada kolom password, lalu pilih [Continue] 
Enter.


27.  Selanjutnya diminta untuk memasukkan nama lengkap super user kita. Di sini saya ketik nama lengkap
saya yaitu habib ahmad purba. Anda boleh menggunakan nama yang lain. Jika sudah, pilih [Continue] 
Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  17 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
28.  Selanjutnya kita diminta memasukkan akun untuk super biasa, dimana kedudukannya berada di bawah
super user dan hak aksesnya terbatas dalam mengoperasikan sistem Debian. Di sini saya buat nama untuk
user biasa, yaitu habib. Jika sudah selesai, lalu pilih kembali [Continue]  Enter.


29.  Tampilan selanjutnya, meminta untuk memasukkan password untuk akun user habib yang tadi sudah kita
buat. Password yang saya buat adalah habib agar mudah mengingatnya, lalu pilih [Continue]  Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  18 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
30.  Kembali kita diminta untuk memasukkan password yang sama untuk verifikasinya. Maka saya ketikkan
habib, lalu pilih kembali [Continue]  Enter.


31.  Selanjutnya proses instalasi akan dilanjutkan, dimana konfigurasi yang sudah kita buat akan dimasukkan
ke dalam sistem Debian kita. Silahkan ditunggu prosesnya.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  19 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
32.  Sekarang kita diminta untuk menentukan zona waktu. Karena tadi sudah menggunakan teritorial
Indonesia, maka zona waktu Indonesia ada 3 pilihan, yaitu WIB, WITA, dan WIT (masih ingatkan
kepanjangan ketiga zona waktu Indonesia?). Pilihlah zona waktu kita, di sini saya pilih [Jakarta (WIB)] 
Enter.


33.  Selanjutnya akan ditampilkan pilihan metode melakukan partisi hard disk Debian kita. Terdapat 4 pilihan
yaitu:
o  Guided – use entire disk : seluruh hard disk dipartisi untuk Debian
o  Guided – use entire disk and set up LVM : seluruh hard disk dipartisi dengan setup LVM
o  Guided – use entire disk and set up encrypted LVM  : seluruh hard disk dipartisi dengan penambahan
enkripsi LVM
o  Manual : partisi dilakukan secara manual sesuai kebutuhan kita.
Karena di sini kita akan mempartisi hard disk secara praktis berdasarkan panduan sistem instalasi debian,
maka pilihlah [Guided – use entire disk]  Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  20 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
34.  Selanjutnya akan ditampilkan pilihan tentang konfigurasi partisi yang akan dilakukan. Pilihlah jenis hard
disk yang akan dipartisi secara manual. Di sini kita pilih [SCSI3 (0,0,0) (sda)  –  8,6 GB ATA VBOX
HARDDISK], walaupun mungkin pada komputer anda ukuran dan jenis hard disk bisa saja berbeda. Lalu
tekan Enter.
 

35.  Setelah kita tentukan hard disk yang akan dipartisi, selanjutnya akan ditanya bagaimana skema partisinya.
Jika anda masih belum memahami skema partisi pada linux, maka pilih saja opsi yang pertama yaitu [All
files in one partition (recommended for new users)]. Pada opsi ini, kita akan mempartisi hard disk dalam
satu partisi. Jika sudah dipilih, tekan Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  21 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
36.  Selanjutnya pilih [Finish partitioning and write changes to disk] agar partisi yang sudah kita tentukan
segera diterapkan. Kemudian tekan Enter.


37.  Setelah kita tentukan hard disk yang akan dipartisi, selanjutnya muncul pertanyaan apakah kita akan
membuat partisi baru hard disk yang sudah kita pilih sebelumnya? Jawablah dengan memilih [Yes] untuk
menerapkan partisi. Lalu tekan Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  22 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
38.  Maka proses penerapan partisi pada hard disk dan instalasi system dasar akan berlangsung. Silahkan
ditunggu hingga selesai.


39.  Selanjutnya sistem meminta untuk men-scan DVD Debian yang lain. Jika ada file ISO DVD2, DVD3, dan
seterusnya, silahkan di-mount dari VirtualBox terlebih dahulu. Tujuannya agar  tertulis alamat repositori
DVD2, DVD3 dan seterusnya pada file  sources.list  di sistem Debian, sehingga ketika kita hendak
menginstalasi paket-paket tambahan lainnya kelak, kita tinggal me-mount-kan DVD yang diminta sistem
Debian.
Dalam tutorial ini, kita  tidak perlu men-scan DVD2, DVD3 dan seterusnya, karena langkah ini dapat
dilaksanakan kelak pada saat instalasi paket-paket Debian yang dibutuhkan. Untuk itu pilih saja [No], lalu
Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  23 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
40.  Selanjutnya, proses instalasi akan meminta kita apakah akan menginstall paket tambahan melalui jaringan
internet (network mirror)? Saya rasa kita tidak perlu menginstall melalui jaringan internet, karena PC kita
saat ini tidak terhubung ke internet. Untuk itu pilihlah [No] lalu Enter.


41.  Kemudian, proses instalasi meminta kesediaan kita untuk berpartisipasi dalam survey paket Debian. Kita
tidak perlu berpartisipasi, maka pilihlah [No], lalu tekan Enter.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  24 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
42.  Sekarang tiba saatnya untuk memilih software atau aplikasi yang turut serta untuk diinstall pada Debian
server kita. Anda dapat memilih atau tidak memilih software yang akan diinstall dengan menggunakan
tombol Space Bar pada keyboard. Dalam tutorial ini, software yang diinstal hanyalah [Standard system
utilities], agar proses intalasi lebih cepat. Instalasi software-software ini dapat juga kita lakukan kelak
setelah proses intalasi Debian 6 ini selesai. Jika sudah ditandai software yang akan diinstal, selanjutnya
pilih [Continue] lalu Enter.


43.  Selanjutnya proses instalasi dan konfigurasi software akan dimasukkan dalam sistem operasi Debian kita.
Tunggu hingga prosesnya selesai.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  25 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
44.  Pada jendela berikutnya, proses instalasi meminta untuk menginstall GRUB boot loader pada Master Boot
Record. Boot Loader adalah suatu program yang sudah tertanam pada suatu sistem operasi untuk mem-
boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk dan media boot lainnya seperti flashdisk.
Contoh boad loader pada linux adalah GRUB dan LILO. Biasanya Boot Loader digunakan untuk memilih
sistem operasi yang ada pada hard disk, karena  pada hard disk tersebut terdapat lebih dari 1 sistem
operasi. Di sini kita menggunakan boot loader GRUB, maka pilihlah [Yes] lalu tekan Enter. 


45.  Selanjutnya proses akhir instalasi Debian akan dilanjutkan. Untuk itu tunggulah hingga selesai.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  26 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
46.  Setelah  selesai proses intalasi, maka akan ditampilkan pesan konfirmasi bahwa instalasi telak komplet.
Pilihlah [Continue] lalu Enter.


47.  Selanjutnya, PC akan reboot untuk merefresh hasil instalasi yang sudah selesai dibuat. Keluarkan DVD
installer dari DVD Drive atau Unmount file ISO Debian dari VirtualBox sehingga booting Debian melalui
hard disk. Tunggu hingga muncul jendela login untuk masuk ke sistem Debian kita.


   October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  27 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
48.  Setelah muncul menu login, maka masukkanlah nama user dan password agar kita bisa mengoperasikan
dan mengkonfigurasi server Debian kita. Masukkan user anda sebagai super user atau sebagai user biasa
yang diikuti dengan password-nya. User dan password ini dapat anda lihat lagi pada saat awal proses
instalasi sebelumnya.


49.  Apabila user dan password yang kita isi terlah sesuai, maka tampilan utama Debian server dalam mode
Text (Command line) seperti gambar berikut. Jika sudah ditampilkan demikian, maka instalasi Debian yang
kita laksanakan sudah berfugnsi dengan baik, dan siap untuk install dan dikonfigurasi paket software
tambahan untuk dijadikan sebagai server.


Demikianlah tutorial Cara install Debian 6 (Squeeze) berbasis text. Semoga bermanfaat dan dapat membantu
anda dalam proses Instalasi Debian 6. October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  28 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
Modul 2
KONFIGURASI AWAL PADA DEBIAN


1.  Cek interface eth0 dan eth1


Kalau kita perhatikan di atas, IP address di Eth0 dan Eth1 belum sesuai dengan desain topologi yang akan
dibuat, sehingga harus kita konfigurasi ulang melalui file interfaces.
Jika tidak tampil interface (misalnya lo, eth0, eth1, dst) dari hasil perintah  ifconfig, hal ini mungkin
disebabkan interface lo, eth0, eth1, dst. belum aktif. Untuk itu aktifkan terlebih dahulu dengan
mengguankan perintah ifup atau ipconfig up.
Contoh:
root@server-tekj:/home/habib# ifconfig eth0 up
atau
root@server-tekj:/home/habib# ifup eth0


2.  Konfigurasi Interface eth0 dan eth1

Edit seperti script berikut:

 October 9, 2012  Instalasi dan Konfigurasi Server Debian Squeezy pada VirtualBox

Modul : Administrasi Server  29 | Page 
http://www.habibahmadpurba.wordpress.com
3.  Restart Interface


4.  Buat domain server kita


5.  Buat script seperti berikut:


6.  Buat hostname server kita:


7.  Buat script seperti ini:



Sampai di  sini  Tahap Konfigurasi  Awal  pada Debian  untuk membangun server  sudah  selesai. Tahap
selanjutnya kita akan Install dan Konfigurasi DNS Server.


  

INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX

Posted by : http://iqbaltekaje-smkmuhkudus.blogspot.com/search/label/Pengertian%20TKJ
Date :
With 0comments
Tag :

linux

| Wednesday, February 18, 2015
Read more »

linux

Posted by : http://iqbaltekaje-smkmuhkudus.blogspot.com/search/label/Pengertian%20TKJ
Date :Wednesday, February 18, 2015
With 0comments
Tag :
Next → ← Prev
▲Top▲